News Update

Loading...

Sabtu, 23 November 2013

Off Air Renny-Ago Radio Garuda FM105,5


Sosok sederhana vokalis yang memulai karir dari usia dini kelahiran asli cigondewah puteri dari kontraktor yang saat muda exist di radio dan dunia musik kang Ago Suryana , 50 Besar KDI yang mempunyai suara khas dengan power yang tinggi , Renny Ago pernah menjadi juara I Selendang di TVRI dan kejuaraan kejuaraan tarik suara lain selalu no I mempunyai mimpi menjadi penyanyi dangdut papan atas , saat ini Renny sudah mengeluarkan single sunda "TEU KIAT" www.youtube.com/watch?v=ZBAOj3-qbD4 dan video klipnya sudah bisa dinikmati di youtube serta single nasional "ENAK SENDIRI", sesuai dengan kondisi kehidupan pribadinya yang saat ini masih sendiri dengan satu putera yang lucu dan imut












Rabu, 08 Agustus 2012

Kacang Komak Bermanfaat Sebagai Antidiabetes


BOGOR--Riset yang dilakukan peneliti Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB Dr Arif Hartoyo menyatakan bahwa kacang komak (Lablab purpureus (L.) Sweet) bermanfaat sebagai antidiabetes.

"Isolat protein kacang komak juga mempunyai sifat fungsional seperti antioksidan, antikolesterol, dan antiobesitas," katanya di Bogor.

Menurut dia, dari hasil penelitian menunjukkan mencit yang terkena diabetes dan kolesterol tinggi kemudian diberi isolat kacang komak kondisi sel beta-nya sama dengan mencit normal.

Sementara mencit yang menderita diabetes dan kolesterol tinggi sel beta-nya tidak tampak, katanya.

Ia mengatakan, hal itu karena isolat kacang komak menstimulasi peningkatan jumlah sel beta pankreas, sekresi insulin, dan menghambat kerusakan sel beta pankreas sehingga jumlah insulin meningkat yang menyebabkan glukosa darah turun.

Jumlah insulin meningkat, katanya, juga menghambat sintesis VLDL (very low density lipoprotein) meningkatkan aktivitas reseptor LDL (low density lipoprotein) yang menyebabkan kolesterol turun.

"Dengan hasil penelitian ini kacang komak sangat bagus untuk penderita diabetes melitus, karena bisa menurunkan kadar glukosa darah," katanya.

Ia juga menjelaskan keunggulan kacang komak, sangat cocok sebagai pengganti kedelai.

Dikemukakannya bahwa kacang komak mengandung kadar protein tinggi yakni 21,42 persen dan lemak yang rendah yakni 0,98 persen.

Selain itu, kata dia, kacang komak juga bisa menjadi bahan baku pangan fungsional karena mengandung serat pangan tinggi, oligosakarida, fitosterol, flavonoid, globulin 7 S dan 11 S


dari:  REPUBLIKA.CO.ID

Selasa, 07 Agustus 2012

Vitamin C plus plus Mesoslim C untuk memperindah Tubuh anda


This product is very effective to be used for slimming and weight-loss treatments. It is a proven and high-quality product from Austria.

Composition ( per 5 ml) :

Vitamin C 1000 mg
Alginacid 200 mg
Laminarin 30 mg
Fucoidan 35 mg

Rp. 135 000,-




Vitamin C Injection


Rp. 120 000,_




Duo C - Coll ®Kemas & Pengiriman: 10 Ampoules @ 5 ml
Negara Asal: Spanyol
Keterangan: This product is very suitable and effective for Anti Aging & Whitening Treatments. It will make the skin exceptionally brighter. In addition, it can also be used to handle spots / flex cases.

Composition ( per 5 ml) :

Ascorbic acid 1000 mg
Collagen 550 mg


Hubungi dr. Yusnita  08128026822 ;  PIN BB 2314C9D4 (konsultasi di jam kerja)

Senin, 30 April 2012

Mediemart Solusi Obat Pilihan


“Mediemart adalah  tempat dilaksanakannya kegiatan kefarmasian komprehensif  baik  pelayanan penyediaan obat-obatan obat retail, obat resep serta obat tradisional Indonesia serta referensi negara rujukan obat tradisional seperti China India , Arab dll, alat kesehatan,injeksi ,preparat biologis dan kosmetik.
“Mediemartadalah  pelayanan satu pintu dari pembelian obat atau resep, pelayanan penyajian, semua obat yang disediakan, obat modern maupun obat tradisional, kosmetik dan kebutuhan pokok semua disediakan dengan fasilitas yang mumpuni
PENGADAAN & PENYIMPANAN
1.Supply chain berkesinambungan
2.Patient Safety
3.Pemilihan produsen berkualitas
4.Focus pada expire date
5.Peduli pola penyakit sekitar
6.Management obat narkotika
7.Menyimpan dan membagikan preparat biologis (Vaccin management system)
8.Pendistribusian dengan tepat sesuai permintaan obat modern maupun  obat tradisional
9.Penyediaan Kebutuhan pokok minimal (Sabun, kosmetik dasar, kebutuhan pokok minimal)
Konsep Distribusi
 
Resep Individual
  
Grossir
Obat Racikan ,Obat Tradisional dan OTC
 
Resep Individual

 
Untuk resep dari dokter dilaksanakan seperti pelayanan resep biasa,  dengan queing 

system yang membuat nyaman penunggu obat , pelayanan  lain delivery service 

lengkap sms telpon ,internet, fax serta jemput resep

Pelayanan Resep Tradisional disediakan counter khusus, untuk jamu, obat china dan 
    
obat tradisional lainnya semua dilayani oleh Assisten Apoteker diawasi oleh apoteker   

konsultan dokter berdasarkan permintaan

Grossir

Grossir, pembelian dengan partai besar minimal satu box dilayani dengan harga khusus 
biasanya melayani dokter2 praktek dan klinik2 umum 
Obat Racikan dan Obat Tradisional dan OTC


 
Obat racikan dan obat tradisional siap saji disiapkan secara segar (recentur paratus
ditempat dari simplisia dibuat sendiri,  penyajian obat di tempat dibuat dengan konsep
cafe
Konsep Penjualan

Individual  resep

Dengan konsep distribusi  by phone, fax ,sms, internet (Yahoo Messenger, Black 

berry Messenger) dan semua jaringan lainnya memungkinkan untuk meraih 

customer dengan baik dan bisa dijangkau oleh semua kalangan pembeli obat

dengan resep atau penjualan bebas , memberi kesan interaktif dengan customer
Konsultasi gratis oleh Apoteker memberi peluang untuk menjual produk lebih 
  
 banyak  by phone, sms dll
Penjualan langsung dilayani oleh Assisten Apoteker terlatih dan didampingi oleh 

 Apoteker saat penyajian obat modern maupun obat tradisional siap saji
Diskon special untuk member secara multi level akan cepat menambah customer
Harga grossir dan  bersaing
Penjulan Kolektif

Bekerja sama dengan  Instansi-instansi pemerintah dan asuransi kantor dan lembaga lain    
dengan system jemput bola
Link Pabrik bekerja sama dengan HRD masing-masing untuk pengambilan obat dan  
kosmetik non tunai 
Member get Member  diskon kolektif akan memacu Member untuk menaikan revenue
Memfasilitasi MLM untuk menyediakan produk

 
 

Rabu, 20 April 2011

Mediemart


SEDIKIT BERBAGI TENTANG OBAT WAJIB APOTIK  yang harus tersedia di apotik

Obat Bebas
Obat bebas dapat dijual bebas di warung kelontong, toko obat berizin, supermarket serta apotek. Dalam pemakaiannya, penderita dapat membeli dalam jumlah sangat sedikit saat obat diperlukan, jenis zat aktif pada obat golongan ini relatif aman sehingga pemakainnya tidak memerlukan pengawasan tenaga medis selama diminum sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat. Oleh karena itu, sebaiknya golongan obat ini tetap dibeli bersama kemasannya.

Di Indonesia, obat golongan ini ditandai dengan lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam. Yang termasuk golongan obat ini yaitu obat analgetik/pain killer (parasetamol), vitamin dan mineral. Ada juga obat-obat herbal tidak masuk dalam golongan ini, namun dikelompokkan sendiri dalam obat tradisional (TR).

Obat Bebas Terbatas
Obat bebas terbatas adalah obat yang sebenarnya termasuk obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan (ada di kotak hitam dengan tulisan putih seperti di bawah). Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas terbatas adalah lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam.

Tanda peringatan selalu tercantum pada kemasan obat bebas terbatas, berupa empat persegi panjang berwarna hitam berukuran panjang 5 (lima) sentimeter, lebar 2 (dua) sentimeter dan memuat pemberitahuan berwarna putih sebagai berikut:

Seharusnya obat jenis ini hanya dapat dijual bebas di toko obat berizin (dipegang seorang asisten apoteker) serta apotek (yang hanya boleh beroperasi jika ada apoteker, no pharmacist no service), karena diharapkan pasien memperoleh informasi obat yang memadai saat membeli obat bebas terbatas.

Contoh obat golongan ini adalah: pain relief, obat batuk, obat pilek dan krim antiseptik.

Obat Keras
Golongan obat yang hanya boleh diberikan atas resep dokter, dokter gigi, dan dokter hewan ditandai dengan tanda lingkaran merah dengan lingkaran luar berwarna hitam dan terdapat huruf K di dalamnya. Yang termasuk golongan ini adalah beberapa obat generik dan Obat Wajib Apotek (OWA). Juga termasuk didalamnya narkotika dan psikotropika tergolong obat keras.

Obat psikotropika adalah obat keras baik alamiah maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Contoh : Diazepam, Phenobarbital

Obat Narkotika


Obat narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan.

Contoh : Morfin, Petidin

Note:

Obat bebas dan obat bebas terbatas, termasuk obat daftar W (Warschuwing) atau OTC (over the counter).
Pada obat bebas terbatas terdapat salah satu tanda peringatan nomor 1- 6 (P nomor 4 sudah tidak dipakai lagi).
Obat keras nama lain yaitu obat daftar G (Gevarlijk), bisa diperoleh hanya dengan resep dokter.
OWA (obat wajib apoteker) yaitu obat keras yang dapat diberikan oleh apoteker pengelola apotek (APA), hanya bisa didapatkan di apotek.
Obat Wajib Apotek (OWA)
Selain memproduksi obat generik, untuk memenuhi keterjangkauan pelayanan kesehatan khususnya akses obat pemerintah mengeluarkan kebijakan OWA.

OWA merupakan obat keras yang dapat diberikan oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA) kepada pasien. Walaupun APA boleh memberikan obat keras, namun ada persayaratan yang harus dilakukan dalam penyerahan OWA.

Apoteker wajib memenuhi ketentuan jenis dan jumlah yang boleh diberikan kepada pasien. Contohnya hanya jenis oksitetrasiklin salep saja yang termasuk OWA, dan hanya boleh diberikan 1 tube.
Apoteker wajib melakukan pencatatan yang benar mengenai data pasien (nama, alamat, umur) serta penyakit yang diderita.
Apoteker wajib memberikan informasi obat secara benar mencakup: indikasi, kontra-indikasi, cara pemakain, cara penyimpanan dan efek samping obat yang mungkin timbul serta tindakan yang disarankan bila efek tidak dikehendaki tersebut timbul.
Jenis OWA

Tujuan OWA adalah memperluas keterjangkauan obat untuk masyarakat, maka obat-obat yang digolongkan dalam OWA adalah obat yang diperlukan bagi kebanyakan penyakit yang diderita pasien. Antara lain: obat antiinflamasi (asam mefenamat), obat alergi kulit (salep hidrokotison), infeksi kulit dan mata (salep oksitetrasiklin), antialergi sistemik (CTM), obat KB hormonal.

Sesuai permenkes No.919/MENKES/PER/X/1993, kriteria obat yang dapat diserahkan:

Tidak dikontraindikasikan untuk penggunaan pada wanita hamil, anak di bawah usia 2 tahun dan orang tua di atas 65 tahun.
Pengobatan sendiri dengan obat dimaksud tidak memberikan risiko pada kelanjutan penyakit.
Penggunaannya tidak memerlukan cara atau alat khusus yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.
Penggunaannya diperlukan untuk penyakit yang prevalensinya tinggi di Indonesia.
Obat dimaksud memiliki rasio khasiat keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk pengobatan sendiri.
Diantara peraturan mengenai OWA adalah antara lain :
· Permenkes no.919/MENKES/PER/X/1993 tentang criteria OWA
· Kepmenkes no.347/MENKES/SK/VII/1990 tentang OWA no.1
· Permenkes no.924/MENKES/PER/X/1993 tentang OWA no.2

OBAT KERAS YANG DAPAT DISERAHKAN TANPA RESEP DOKTER OLEH APOTEKER DI APOTEK
DAFTAR OBAT WAJIB APOTIK ( D O W A )


NO NAMA GENERIK JUMLAH MAKSIMAL YANG DAPAT DIBERIKAN KEPADA PASIEN
DOWA I ( LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI,NOMOR : 347/MenKes/SK/VII/1990 )

1 Aminofilin Supp. maks 3 supp.
2 Asam Mefenamat maks 20 tab
sirup 1 botol
3 Asetilsistein maks 20 dus
4 Astemizole
5 Betametason maks 1 tube
6 Bisakodil Supp. maks 3 supp.
7 Bromhexin maks 20 tab
sirup 1 botol
8 Desoksimetason maks 1 tube
9 Dexchlorpheniramine maleat
10 Difluocortolon maks 1 tube
11 Dimethinden maleat
12 Ekonazol maks 1 tube
13 Eritromisin maks 1 botol
14 Framisetna SO4 maks 2 lembar
15 Fluokortolon maks 1 tube
16 Fopredniliden maks 1 tube
17 Gentamisin SO4 maks 1 tube
18 Glafenin maks 20 tab
19 Heksakklorofene maks 1 botol
20 Hexetidine maks 1 botol
21 Hidrokortison maks 1 tube
22 Hidroquinon maks 1 tube
23 Hidroquinon dgn PABA maks 1 tube
24 Homochlorcyclizin HCl
25 Karbosistein maks 20 tab
sirup 1 botol
26 Ketotifen maks 10 tab
sirup 1 botol
27 Kloramfenikol maks 1 tube
28 Lidokain HCl maks 1 tube
29 Linestrenol 1 siklus
30 Mebendazol maks 6 tab
sirup 1 botol
31 Mebhidrolin maks 20 tab
32 Metampiron maks 20 tab
sirup 1 botol
33 Metoklopramid HCl maks 20 tab
34 Mikonazol nitrat maks 1 tube
35 Neomisin SO4 maks 1 tube
36 Nistatin maks 1 tube
37 Oksitetrasiklin maks 1 tube
38 Oksolamin Sitrat maks sirup 1 botol
39 Oxomemazin
40 Pheniramin hidrogen maleat maks 20 tab biasa
3 tab pip lambat.
41 Salbutamol inhaler 1 tabung
maks 20 tab
sirup 1 botol
42 Terbutalin SO4 maks 20 tab
sirup 1 botol
43 Tetrasiklin maks 1 tube
44 Tolnaflat maks 1 tube
45 Triamcinolone acetonide maks 1 tube
46 Triamsinolon maks 1 tube

DOWA II ( LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI,NOMOR : 924/MENKES/PER/X/1993 )
1 Albendazol tab 200mg, 6 tab
tab 400mg, 3 tab
2 Bacitracin 1 tube
3 Benorilate 10 tablet
4 Bismuth subcitrate 10 tablet
5 Carbinoxamin 10 tablet
6 Clindamicin 1 tube
7 Dexametason 1 tube
8 Dexpanthenol 1 tube
9 Diclofenac 1 tube
10 Diponium 10 tablet
11 Fenoterol 1 tabung
12 Flumetason 1 tube
13 Hydrocortison butyrat 1 tube
14 Ibuprofen tab 400 mg, 10 tab
tab 600 mg, 10 tab
15 Isoconazol 1 tube
16 Ketokonazole kadar <2% krim 1 tube scalp sol. 1 btl 17 Levamizole tab 50 mg, 3 tab 18 Methylprednisolon 1 tube 19 Niclosamide tab 500mg, 4 tab 20 Noretisteron 1 siklus 21 Omeprazole 7 tab 22 Oxiconazole kadar<2%,>
23 Pipazetate sirup 1 botol
24 Piratiasin Kloroteofilin 10 tablet
25 Pirenzepine 20 tablet
26 Piroxicam 1 tube
27 Polymixin B Sulfate 1 tube
28 Prednisolon 1 tube
29 Scopolamin 10 tablet
30 Silver Sulfadiazin 1 tube
31 Sucralfate 20 tablet
32 Sulfasalazine 20 tablet
33 Tioconazole 1 tube
34 Urea 1 tube
DOWA III ( LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI,NOMOR
1 Alopurinol maks 10 tab 100mg
2 Aminofilin supositoria maks 3 supositoria
3 Asam Azeleat maks 1 tube 5 g
4 Asam Fusidat maks 1 tube 5 g
5 Bromheksin maks 20 tab
sirup 1 botol
6 Diazepam maks 20 tab
7 Diklofenak natrium maks 10 tab 25mg
8 Famotidin maks 10 tab 20mg/40mg
9 Gentamisin maks 1 tube 5 gr atau botol 5 ml
10 Glafenin maks 20 tab
11 Heksetidin maks 1 botol
12 Klemastin Maks 10 tab
13 Kloramfenikol (Obat Mata) maks 1 tube 5 gr atau botol 5ml
14 Kloramfenikol (Obat Telinga) maks 1 botol 5ml
15 Mebendazol maks 6 tab
sirup 1 botol
16 Metampiron + Klordiazepoksid maks 20 tab
17 Mequitazin Maks 10 tab atau botol 60ml
18 Motretinida maks 1 tube 5g
19 Orsiprenalin maks 1 tube inhaler
20 Piroksikam maks 10 tab 10mg
21 Prometazin teoklat maks 10 tab atau botol 60ml
22 Ranitidin maks 10 tab 150mg
23 Satirizin maks 10 tab
24 Siproheptadin maks 10 tab
25 Toisiklat maks 1 tube 5g
26 Tolnaftat maks 1 tube
27 Tretinoin maks 1 tube 5g